Tips Beli

Smartwatch Terbaik untuk Olahraga: Apple Watch vs Galaxy Watch vs Garmin

Rachel Ananda · 2 Maret 2025 · 7 menit baca

Memilih smartwatch olahraga di Indonesia punya satu batasan besar: HP yang kamu pakai. Apple Watch hanya bekerja dengan iPhone, Galaxy Watch memberi fitur penuh hanya di Android, sementara Garmin bekerja baik di keduanya. Setelah batasan itu, barulah kita bicara akurasi dan baterai.

Akurasi GPS dan detak jantung

Untuk lari di jalan raya, ketiganya akurat dalam selisih 1–2%. Perbedaan muncul di kondisi sulit: lari di antara gedung tinggi Sudirman atau trail di bawah kanopi hutan. Garmin dengan GPS multi-band paling stabil, disusul Apple Watch Ultra. Untuk detak jantung saat interval intensitas tinggi, semua sensor optik pergelangan tangan kalah dari chest strap.

Baterai

  • Apple Watch Series: 18–36 jam. Harus diisi setiap hari.
  • Galaxy Watch: 2–3 hari dengan pemakaian normal.
  • Garmin Forerunner atau Instinct: 7–21 hari, dan berminggu-minggu pada mode hemat.

Untuk pelari maraton atau pendaki, baterai Garmin bukan sekadar kenyamanan tapi faktor keamanan.

Metrik latihan

Garmin memberi data paling dalam: training load, VO2 max, recovery time, dan running dynamics. Apple Watch dan Galaxy Watch lebih fokus pada kesehatan harian — EKG, deteksi apnea tidur, dan komposisi tubuh pada Galaxy Watch.

Renang dan air

Ketiganya tahan air 5ATM. Untuk perenang serius, deteksi gaya dan SWOLF Garmin paling matang. Apple Watch cukup baik untuk kolam, tetapi baterainya membatasi sesi panjang.

Verdict Bandingke

  • Pengguna iPhone yang berolahraga santai: Apple Watch Series 9 atau SE.
  • Pengguna Android yang ingin kesehatan lengkap: Galaxy Watch 6 atau 7.
  • Atlet amatir serius, triathlete, atau pendaki: Garmin Forerunner 265 atau Instinct 2.

Butuh rekomendasi spesifik dengan budget tertentu? Isi form AI Bandingke dan sebutkan olahraga utamamu.

Mau cari gadget yang pas?

Coba AI kami →

Artikel terkait